Hai....
Saya esDee. Saya adalah seorang penulis lagu yang menempatkan rasa dan cerita sebagai fondasi utama dalam setiap karya. Setiap lirik lahir dari pengalaman, perenungan, dan nilai-nilai kehidupan yang dekat dengan keseharian. Dalam proses aransemen, saya memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai alat bantu kreatif untuk memperkaya eksplorasi musikal. Bagi saya, AI bukan pengganti jiwa dalam musik, melainkan mitra teknis yang membantu menerjemahkan emosi menjadi komposisi yang lebih utuh, dinamis, dan relevan dengan perkembangan zaman. Saya percaya bahwa musik terbaik adalah musik yang jujur, yang mampu menyentuh hati tanpa kehilangan identitas penciptanya.
Dibawah ini adalah lirik2 lagu ciptaan saya, yang menggunakan AI untuk menjadikannya sebuah lagu yang enak didengar dan dinikmati. Kamu juga bisa mengunjungi Channel Youtube-nya disini esDeeSongS Music Channel
Saya esDee. Saya adalah seorang penulis lagu yang menempatkan rasa dan cerita sebagai fondasi utama dalam setiap karya. Setiap lirik lahir dari pengalaman, perenungan, dan nilai-nilai kehidupan yang dekat dengan keseharian. Dalam proses aransemen, saya memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai alat bantu kreatif untuk memperkaya eksplorasi musikal. Bagi saya, AI bukan pengganti jiwa dalam musik, melainkan mitra teknis yang membantu menerjemahkan emosi menjadi komposisi yang lebih utuh, dinamis, dan relevan dengan perkembangan zaman. Saya percaya bahwa musik terbaik adalah musik yang jujur, yang mampu menyentuh hati tanpa kehilangan identitas penciptanya.
Dibawah ini adalah lirik2 lagu ciptaan saya, yang menggunakan AI untuk menjadikannya sebuah lagu yang enak didengar dan dinikmati. Kamu juga bisa mengunjungi Channel Youtube-nya disini esDeeSongS Music Channel
Kita Masih Terlalu Belia
Sore itu hujan belum reda
Kau berdiri di depan rumahku
Teman sekelas yang biasa saja
Kini membawa rasa di matamu
Kau bicara dengan suara gemetar
Tentang hati yang lama kau simpan
Aku terdiam, kaget dan sadar
Kita masih belajar jadi dewasa
Bukan aku tak menghargai
Apa yang kau rasakan padaku
Kita masih terlalu belia
Untuk janji bernama cinta
Lebih baik kita jaga mimpi
Dan fokus pada sekolah dulu
Aku bilang, jangan kau kecewa
Perasaanmu tetaplah indah
Jika memang kita berjodoh
Waktu akan mempertemukan kita
Tak semua cinta harus dimulai sekarang
Ada yang menunggu hingga lebih siap melangkah
Kita masih terlalu belia
Untuk saling memiliki
Jika Tuhan mengizinkan nanti
Kita akan bertemu kembali
Kau pulang membawa harapan
Aku tinggal menjaga doa
Tapi aku dan kamu masih terlalu belia
Biarlah ini hanya cerita yang akhirnya pergi
Sore itu hujan belum reda
Kau berdiri di depan rumahku
Teman sekelas yang biasa saja
Kini membawa rasa di matamu
Kau bicara dengan suara gemetar
Tentang hati yang lama kau simpan
Aku terdiam, kaget dan sadar
Kita masih belajar jadi dewasa
Bukan aku tak menghargai
Apa yang kau rasakan padaku
Kita masih terlalu belia
Untuk janji bernama cinta
Lebih baik kita jaga mimpi
Dan fokus pada sekolah dulu
Aku bilang, jangan kau kecewa
Perasaanmu tetaplah indah
Jika memang kita berjodoh
Waktu akan mempertemukan kita
Tak semua cinta harus dimulai sekarang
Ada yang menunggu hingga lebih siap melangkah
Kita masih terlalu belia
Untuk saling memiliki
Jika Tuhan mengizinkan nanti
Kita akan bertemu kembali
Kau pulang membawa harapan
Aku tinggal menjaga doa
Tapi aku dan kamu masih terlalu belia
Biarlah ini hanya cerita yang akhirnya pergi
